Categories Humaniora

80 Pelajar di Kota Kupang Ikuti Lomba Pidato Bahasa Inggris

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id*– Sebanyak 80 pelajar SMP di Kota Kupang mengikuti Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat SMP/Sederajat Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Kristal Kupang, Kamis (5/11/2026).

Peserta berasal dari 21 SMP negeri dan 39 SMP swasta. Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kupang ini bertujuan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, melatih keberanian berbicara di depan umum, serta meningkatkan kepercayaan diri para pelajar.

Lomba tersebut dibuka Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Kupang, Yanuar Dally. Ia mengatakan, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk menghadapi perkembangan dunia.

Menurut Yanuar, penguasaan bahasa Inggris dapat membantu pelajar berkomunikasi, membangun jaringan, serta menjalin kerja sama dengan masyarakat dari berbagai negara.

“Kalau kita ingin dapat berkomunikasi, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan negara lain, maka kita harus bisa berbahasa Inggris, paling tidak memahami bahasa tersebut,” kata Yanuar.

Ia juga mengingatkan bahwa kemampuan berpidato tidak hanya berkaitan dengan keberanian berbicara di depan banyak orang. Pelajar perlu mampu menyampaikan gagasan secara jelas, teratur, dan mudah dipahami pendengar.

Karena itu, peserta diminta mempersiapkan diri dengan baik, percaya diri saat tampil, serta tetap menjaga sikap sportif selama perlombaan.

Yanuar menegaskan, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari kemenangan. Proses belajar, keberanian tampil, dan pengalaman mengembangkan kemampuan diri juga menjadi hal penting bagi para peserta.

“Menang dan kalah dalam perlombaan adalah hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mempersiapkan diri dengan baik, menunjukkan kemampuan terbaik, dan mampu menerima setiap hasil dengan sikap yang positif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Devidson Ebenheizer, menjelaskan bahwa lomba tersebut juga bertujuan meningkatkan wawasan, mengembangkan bakat dan minat pelajar, serta mendorong mereka mengekspresikan gagasan melalui pidato.

Penilaian lomba dilakukan oleh tiga juri, yakni Alfred Boby Tangkonda dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi NTT, serta Daniel Frengki Kamengko dan Ifoni Ludji dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.

Pemerintah Kota Kupang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memberikan ruang bagi pelajar mengembangkan kemampuan dan potensi mereka. (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya